Rabu, 16 September 2015

Parlemen Diprediksi Kembali Panas



Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang mengatakan hal ini di Jakarta, Kamis (19/3). Menurut Sebastian, pembukaan kembali masa sidang parlemen pada Senin (23/3) bisa berlangsung tegang.

Sebastian menambahkan, pada masa persidangan mendatang juga akan ada agenda pengajuan hak angket terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly. "Jadi, situasi menjadi panas bukan hanya pada Senin mendatang, melainkan juga pada proses-proses selanjutnya," katanya.

Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta Agung Laksono menyurati pimpinan DPR dan MPR untuk merombak pimpinan Fraksi Partai Golkar di parlemen. Agung akan menempatkan Ketua Partai Golkar Agun Gunanjar sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar MPR dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR (Kompas, 19/3).

Pimpinan parlemen dari partai politik pendukung Koalisi Merah Putih meminta Agung tidak terburu-buru. Mereka meminta perombakan pimpinan Fraksi Partai Golkar di DPR dan MPR menunggu keputusan hukum tetap dari pengadilan.

Agus Gumiwang mengatakan, pengesahan dari negara melalui Kementerian Hukum dan HAM merupakan dasar dan legalitas dari pergantian fraksi. Menurut Agus, pimpinan DPR dan MPR tidak dapat menolak karena pergantian pimpinan fraksi parlemen merupakan hak partai politik.

Kubu Partai Golkar Agung Laksono berharap Fraksi Partai Golkar DPR dan MPR sudah dipimpin oleh muka baru pekan depan. Terlebih lagi setelah adanya rencana pengajuan hak angket terhadap Menteri Hukum dan HAM.

Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Tantowi Yahya meyakini interupsi akan banyak terjadi terkait dengan pergantian pimpinan Fraksi Partai Golkar dalam Sidang Paripurna DPR, Senin. Padahal, sidang tersebut hanya ada satu agenda acara, yaitu mendengarkan pidato pembukaan masa sidang dari Ketua DPR Setya Novanto.

"Tindakan dari Menteri Hukum dan HAM terkait Partai Golkar akan menyebabkan kemunduran di parlemen. Senin besok, saat sidang paripurna, pasti akan ada kegaduhan lagi," katanya.

Tantowi pun menyayangkan perkembangan terakhir terkait pergantian pimpinan fraksi di Golkar yang dapat berimbas ke suasana kerja di parlemen. "Padahal, ini di rapat-rapat komisi di DPR sudah tidak ada lagi batas antara KMP dan KIH. Ini kemajuan bersama setelah dinamika selama lima bulan terakhir," ujar Tantowi.

Berkait dengan safari politik Agung Laksono kepada sejumlah elite partai politik, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah meyakini KMP tidak terganggu. Lima partai politik anggota KMP tetap solid. "KMP tetap solid, tidak ada perubahan," kata Fahri. (ryo/nta)